Sejarah PDF Print E-mail
Monday, 05 July 2010 17:12

Perkembangan suatu bangsa sangat ditentukan oleh sumber daya manusia sebagai pelaku pembangunan. Dengan demikian untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia perlu adanya pendidikan yang terarah baik pendidikan formal, non-formal maupun pendidikan in-formal. Provinsi Aceh sebagai daerah otonomi, tentu memiliki peluang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya melalui pendidikan formal yang bergerak dalam bidang pendidikan. Dengan demikian, pencanangan Provinsi Aceh yang bermartabat dan mempunyai sumber daya manusia yang berkualitas, sangat dimungkinkan untuk tercapai.

Dengan keyakinan diatas Yayasan Pembangunan Serambi Mekkah (YPSM) Banda Aceh sebagai salah satu yayasan yang berada di Indonesia khususnya di Aceh, terpanggil untuk ikut berperan serta dalam menyiapkan tenaga terampil dalam berbagai jenjang pendidikan sesuai dengan kebutuhan pembangunan bangsa diantaranya tenaga terampil di bidang teknik melalui Fakultas Teknik Universitas Serambi Mekkah.

Pendirian YPSM di mulai pada tahun 1985, waktu itu dirasakan bahwa Pendidikan Negeri di Provinsi Aceh belum lagi memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama sekali kebutuhan akan tenaga pendidik. Di samping itu sarjana dalam bidang pertanian, industri, teknologi dan sebagainya masih terasa minim. Berdasarkan kenyataan ini beberapa pemuka masyarakat Aceh, baik yang berada di Banda Aceh, maupun di Jakarta, terketuk hati mereka untuk turut memberikan perhatian terhadap masa depan Aceh dan kemudian memikirkan berbagai jalan guna membantu daerah dan masyarakat Aceh.

Salah seorang tokoh masyarakat Aceh yang bermukim di Jakarta Mr. T. Moehammad Hasan, salah seorang anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 21 Maret 1984 mendirikan sebuah yayasan ini yang bernama YPSM di Jakarta. Yayasan ini akan bergerak dalam berbagai bidang termasuk bidang pendidikan. Untuk merealisasi dalam bidang pendidikan ini pengurus YPSM membentuk sebuah Perguruan Tinggi yang bernama Perguruan Tinggi Serambi Mekkah (PTSM). Yayasan ingin mendirikan sebuah universitas, akan tetapi karena persyaratan untuk itu belum lagi dapat dipenuhi, maka lembaga tersebut dijadikan sebagai motor guna mewujudkan harapan universitas di kemudian hari, oleh sebab itu tepatnya tanggal 20 Mei 1985 PTSM, resmi didirikan dengan surat pengurus yayasan nomor 03/YPSM/1985

Pada saat peresmian PTSM pada 16 September 1985 oleh Wakil Gubernur Daerah Istimewa Aceh, Drs. M. Syah Asyek, PTSM baru memiliki dua Sekolah Tinggi, yakni: Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP), dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT).

Untuk dapat berkiprah dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan, YPSM pada 1987 mendirikan Sekolah Tinggi Teknologi Pertanian (STTP), yaitu Sekolah Tinggi yang mengkhususkan diri dalam pengelola agribisnis dan Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTI).

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan Nomor 0752/O/1990 tanggal 31 Desember 1990 memberikan status terdaftar kepada Jurusan / Prodi Teknik dan Manajemen Industri program S-1 di lingkungan STTI Serambi Mekkah Banda Aceh yang diselenggarakan oleh YPSM. Adapun yang menandatangani surat keputusan tersebut adalah Bapak Bambang Triantoro.

Sebagaimana sekolah tinggi lainnya, pada saat pertama sekali didirikan STTI mempunyai satu program studi yaitu : Teknik dan Manajemen Industri. Pada tahun 1997 STTI mencoba menambah satu jurusan / program studi lagi yaitu Teknik Kimia.

Jumlah mahasiswa dan dosen yang terbatas bukan halangan bagi STTI waktu itu untuk terus berbenah diri, berkat kerja keras semua pihak maka pada tahun 1997 program studi tersebut mendapat Status Diakui. Status Diakui merupakan suatu peluang dan daya tarik tersendiri bagi masyarakat dalam memilih perguruan tinggi pada waktu itu. Dengan terus memperbaiki kinerja dan mutu, maka STTI sudah mulai menjadi pilihan prioritas bagi masyarakat di Provinsi Aceh khususnya untuk memperoleh pendidikan tinggi.

Kemudian guna meningkatkan mutu dan kualitas PTSM terus terbenah, dan berdasarkan Surat Keputusan Mendiknas Nomor: 256/D/O/2002 tanggal 30 Oktober 2002 PTSM menjadi Universitas Serambi Mekkah (USM), sehingga STTI juga berubah menjadi Fakultas Teknik Universitas Serambi Mekkah (FT USM).

Guna memenuhi tuntutan dan kebutuhan masyarakat maka sejak tahun 2002 FT USM mendapat izin membuka dua program studi baru lagi yaitu Teknik Informatika dan Teknik Lingkungan dengan SK Mendiknas Nomor: 256/D/O/2002.

Last Updated on Wednesday, 06 October 2010 15:07
 

Who's Online

We have 1 guest online