Fakultas Teknik Universitas serambi Mekkah, Senin (12 November 2018) menggelar Workshop penyusunan Kurikulum dan RPS berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Aula Gedung Fakultas teknik dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Teknik, bapak M.Fadhli S.Kom.,M.Kom. Acara tersebut juga dihadiri oleh staf pengajar yang terdiri dari Prodi Industri,Infornatika, Lingkungan dan Prodi Kimia.

Pemateri pada acara Workshop tersebut adalah terdiri dari tiga orang pemateri yaitu Ibu Dewi Mulyati MT, Yeni Yanti MT, dan Maulinda M.Si, yang sebelumnya juga sudah mengikuti Workshop yang diadakan oleh dikti pdi Universitas Teuku Umar.

Dekan Fakultas Teknik Bapak Fadhli M.Kom dalam sambutannya mengatakan workshop ini bertujuan untuk memberikan masukan, saran dan pendapat terhadap draft kurikulum yang sudah disusun oleh Tim di masing masing Prodi di lingkungan fakultas teknik, untuk dibedah menjadi kurikulum berbasis KKNI, ujarnya lagi semoga upaya ini memberikan Kontribusi nyata bagi kemajuan dan peningkatan kualitas pembelajaran dan pendidikan Di USM.

Materi awal disampaikan oleh Ibu Yenni Yanti MT, beliau  berharap kepada seluruh Dosen di fakultas Teknik untuk mulai menerapkan metode pembelajaran yang berbasiskan KKNI yaitu Inovasi pembelajaran melalui 9 Metode diantaranya adalah Small Group discussion, Role Play&Simulation, Discovery Learning Cooperative learning dan lain sebagainya.

Sementara itu Ibu dewi Mulyati MT, dan Maulinda M.Si melanjutkan materi dengan penyusunan CPL dan penyusunan RPS yang berbasis KKNI, “Mereka mengharapkan melalui Workshop ini akan adanya Output berupa Format RPS yang sama antara setiap Prodi di fakultas Teknik, sehingga kurikulum dan RPS baru yang akan diterapkan nantinya benar benar sesuai peraturan dan berbasis KKNI sehingga dapat meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di lingkungan Fakultas Teknik dan nantinya dapat memberikan jaminan kepada para Stakeholder bahwa proses pembelajaran dan Output Alumni Fakultas Teknik USM benar benar berkualitas”, ujar mereka.

===============================================