Tingkatkan Skil Digital Learning, Dosen Teknik Adakan Workshop Dosen Youtuber

Tingkatkan Skil Digital Learning, Dosen Teknik Adakan Workshop Dosen Youtuber

Banda Aceh – Pada masa Pandemik Covid 19 ini dimana proses belajar mengajar dilakukan secara online atau daring maka kemampuan dosen menguasai digital sangat diandalkan. Namun belum semua dosen menguasai skil ini sehingga mereka perlu meningkatkan kemampuan mengajar digital untuk mentransfer ilmu. Dosen-dosen di Fakultas Teknik USM mengikuti workshop Menjadi Dosen Youtuber Era Pandemi, yang dilaksanakan pada hari Rabu 5 Agust 2020 di Ruang Sidang FT-USM.

Pemateri dalam kegiatan ini adalah Muhammad Nizar, ST, MT, dosen Prodi Teknik Lingkungan yang sedang mendalami dunia Youtube belakangan ini. Sebanyak 10 orang peserta yang merupakan dosen dari semua Prodi yang ada di FT-USM. Para peserta selain mendapatkan materi bagaimana membuat digital learning juga langsung mendapatkan peralatan membuat video sederhana melalui ponsel.

Peralatan tersebut adalah mikrophone clip on, tripod mini dan splitter dimana peralatan ini merupakan peralatan dasar yang sangat membantu dalam pembuatan materi pembelajaran. Selain peralatan para peserta juga menginstall aplikasi Kinemaster untuk edit video, pictarts sebagai aplikasi pengolah gambar sebagai cover video, studio youtube dan yang paling penting memiliki akun Gmail untuk membuat channel youtube.

Dekan FT-USM, Dr. Irhamni, ST,MT dalam sambutannya merasa bersemangat mengikuti pelatihan ini. Pelatihan ini menurutnya sangat bermanfaatkan untuk memberikan materi digital kepada mahasiswa yang tersebar di seluruh Aceh.

“Kita bisa membuat video sederhana pembelajaran kemudian menaruhnya di channel Youtube sehingga mahasiswa dapat melihat materi tersebut kapan saja dan dimana saja. Proses tanya jawab pun bisa dilakukan melalui kolom komentar pada bagian bawah layar youtube,”ucapnya.

Pada workshop ini, pemateri Muhammad Nizar memaparkan trik dan tips menggunakan ponsel untu membuat video sederhana. Pengajar bisa merekam dirinya sendiri yang sedang memberikan materi secara monolog, menggunakan alat bantu papan tulis dan juga blue screen.[]